The Toughest Fighter

Good things happen to good people. Be good, do good and feel good. The best way to cheer yourself up is to cheer somebody else up -Mark Twain-

  • 25th February
    2012
  • 25

Dari Hamdalah Hingga Masya Allah

Ini beberapa hasil diskusi siang tadi di Musholla, tentang salah kaprah beberapa ungkapan yang sering kita pakai sehari-hari.

1. Hamdalah atau alhamdulillah
Arti: Segala puji bagi Allah 
Contoh pemakaian umum: 
- A: Alhamdulillah, akhirnya lulus juga S2!
- A: Gimana kabar keluarga? | B: Alhamdulillah

Seharusnya: 
Seharusnya alhamdulillah, sebagai pujian kepada Allah, selain untuk menceritakan kabar baik juga bisa untuk kabar kurang baik.
Misalnya, A: Gimana kabar keluarga? | B: Iya nih, si kecil agak batuk dari kemarin. Alhamdulillah ..

2. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un
Arti: Sesungguhnya kita dari Allah dan kepada Allah kita akan kembali
Contoh pemakaian umum:
- A: Pak Arman meninggal lo tadi pagi | B: Inna lillahi … padahal masih muda ya …

Seharusnya:
Sesuai dengan Al-Baqarah 156, seharusnya ungkapan ini tidak saja diucapkan ketika ada orang meninggal, tapi kalau ditimpa musibah. Jadi, percakapan begini juga termasuk valid:
- A: Sudah denger kalau Pak Arman dirawat di RS? | B: Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un

Bonus:
Bagaimana kalau ada non-Muslim yang meninggal, misal Steve Jobs, apakah boleh mengucapkannya? Jawabnya, Insya Allah boleh, karena ungkapan ini bukan doa, melainkan hanya pengingat.

3. Masya Allah
Arti: Allah maha berkehendak
Contoh pemakaian umum:
- A: Masya Allah, itu anak bandel banget ya ..
- A: Anaknya Pak Arman ketrabrak mobil lo! | B: Masya Allah!

Seharusnya:
Ini yang paling salah kaprah. Seharusnya Masya Allah diungkapkan untuk menunjukkan apresiasi, kesenangan, rasa syukur; dan bukan untuk respons kita atas kabar buruk (sumber: Wikipedia). Ungkapan ini sebagai pengingat bahwa kebaikan hanyalah dari Allah semata. Berikut beberapa contoh:
- A: Masya Allah, cantik sekali bayinya Pak Arman!
- A: Anaknya Pak Arman diterima di ITB lo | B: Masya Allah! Itu kabar terbaik hari ini.

Wallahu a’lam 

Tokyo, 6 Oktober 2011
Radon Dhelika

  1. pepshe reblogged this from duaenamjuli
  2. duaenamjuli posted this